Teori Makalah Kesalahan dalam Berpikir Logika

Arti pikiran ~ Logika menyelidiki menyaring dan menilai pemikiran dengan cara serius dan terpelajar serta bertujuan mendapat kebenaran terlepas dari segala kepentingan dan keinginan perorangan. Hukum – hukum dan patokan yang harus ditaati agar manusia dapat berfikir benar, efesien dan teratur ada dua objek penyelidikan logika. Pertama pemikiran sebagai objek mateial. Kedua patokan atau hukum – hukum berfikir benar sebagai objek formalnya. Manusia bukanlah wujud spiritual murni. Tetapi merupakan perpanduan antara wujud jasmani dan rohani.



Arti benar ~ Benar  pada dasarnya adalah persesuaian antara pemikiran dan kenyataan.
Ukuran kedua kebenaran adalah adanya persesuaian atau tidak adanya pertentangan dalam dirinya, suatu pernyataan dikatakan benar manakala ia tidak mengandung pertentangan dari awal hingga akhir.

Ada dua cara berfkir yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan pengetahuan baru yang benar, yaitu melalui  metode induksi dan deduksi.
1. Induksi adalah cara berfikir menarik kesimpulan yang bersifat umum dari kasus – kasus yang bersifat individual
2. Deduksi adalah kegiatan berfikir merupakan kebalikan dari penalaran induksi atau cara berfikir dari pernyataan yang bersifat umum.

Beberapa gangguan berfikir antara lain :
Oligoprenia artinya tuna kecerdasan yang berasal dari kata oliges ’’sedikit’’ dan phren ’’jiwa, pikiran. Penderita oligoprenia dilahirkan dengan bekal – bekal yang terbatas, dan perkembangan intelektual terbatas pula.

Fallacy ( Kesalahan )
Fallacy (Kesalahan) adalah pemikiran yang menyesatkan. Menyesatkan nampaknya benar, tetapi sebenarnya tidak. Pengertian kesalahan juga dapat diterapkan pada setiap aksi akal budi yang tidak sah karena sebenarnya kesalahan itu disebabkan tidak mematuhi hokum – hokum atau aturan  pemikiran kesalahan dalam berfikir ialah kekeliruan penalaran yang disebabkan pengambilan kesimpulan yang tidak sahih 
Sumber kesesatan
kita dengan mudah memperoleh kesesatan karena adanya kata – kata yang bersifat Homonim yaitu kata yang memiliki banyak arti dalam logika biasanya disebut kesalahan sematik 

Jenis-jenis kesalahan
1. Kesalahan formal Kesalahan karena menolak sebab Kesalahan dalam silogisme hipotetika karena mengingkari sebab kemudian disimpulkan bahwa akibat juga terlaksana, seperti : jika permintaan bertambah maka harga naik. Nah, sekarang permintaan tidak bertambah, jadi harga tidak naik 
2. Kesalahan informal Kesalahan berfikir tergesa – gesa membuat generalisasi, mengambil kesimpulan umum dari kasus individual yang terlampau sedikit, sehingga kesimpulan yang ditarik melampaui batas lingkungannya 
Menghindari sesat pikir
Sesat pikir pada hakikatnya merupakan jebakan bagi proses penalaran kita seperti rambu – rambu lalu lintas yang dipasang sebagai peringatan bagi para pemakai jalan dibagian kecelakaan. Maka rambu – rambu sesat pikir ditawarkan ,kepada kita agar jeli dan cermat terhadap berbagai kesalahan dalam menalar, juga supaya kita mampu mengindentifikasikan dan menganalisis kesalahan tersebut 

Previous
Next Post »